Ayo Luruskan Niat, Tegakkan Kebenaran, Keadilan Kemakmuran di Indonesia untuk Kehidupan yang lebih baik dan sejahtera

Tampilkan postingan dengan label Misteri / Ghaib. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Misteri / Ghaib. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 09 Februari 2019

Bagaimanakah Cara Mengusir Jin 'Jahat'.... Di Rumah Yang Gres Di Tempati ?

  Ayo  Jalan Terus !  - Jika Kita Menempati Rumah Baru, Dan Ingin Mengusir Jin Yang Tinggal Dirumah Tersebut,Bagaimanakah Caranya?



Mengusir Jin Pengganggu dari Rumah

Pertanyaan:

Assalaamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh

Ustadz saya mau bertanya beberapa mengenai hal gaib

1. Seandainya Ustadz diminta mengusir makhluk mistik yang mengganggu suatu rumah, apa yang sanggup dilakukan? Selain memperbaiki keislaman di rumah tersebut, misal hal asing yang dilakukan orang: menabur garam, memasang penangkal baik dari dukun ataupun menempelkan ayat di dinding, aben kemenyan, memanggil dukun, dsb.

2. Kalau Menyetel Mp3 Quran dengan sengaja bagaimana?

3. Apakah bisa setan membawa insan ke alamnya? Karena pernah ada belum dewasa bermain -yang satu orang mencari teman lain yang bersembunyi- pada malam dan salah satunya hilang, dan kata “orang pintar” dia dibawa setan ke alamnya, lalu dengan bantuannya bisa diambil lagi orang tadi, kisah ini dari ibu saya yang mengetahui kejadian ini.

4. Makara hal apa yang dibenarkan Islam untuk menyelamatkan orang itu? Sedangkan kalau orang yang agamanya benar tidak akan mengetahui wacana ilmu menyerupai itu. Sama saja kalau mau minta diurut sebab salah urat, biasanya kebanyakan tukang urut mempunyai ilmu -yang saya tahu mungkin berbau syirik-. Makara apa yang seharusnya dilakukan.

5. Apakah niscaya perbuatan syirik, jikalau orang Islam, mempunyai kemampuan yang asing walaupun tujuannya baik dan tidak untuk berbuat kejahatan, menyerupai kebal atau bisa melihat, melawan, hingga memasukkan jin ke dalam botol -seperti program “ustadz-ustadz” pemburu jin di TV-, atau menyembuhkan orang sakit dengan memindahkan penyakit ke ayam, kambing, atau hal-hal yang lainnya. Tetapi amalan mereka menyerupai orang Islam biasa, shalat, puasa, dsb.

Sekian dulu Ustadz, Jazakallahu khairan

Wassalaamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh

Dari: Ahmad

Jawaban:

Wa’alaikumussalam warahmatullahi wabarakatuhu

Untuk kasus semacam ini, ada dua tindakan yang bisa Anda lakukan;

Pertama, pengobatan

Maksud kami ialah mengusir jin itu dengan segera.

Cara yang paling efektif dalam hal ini ialah membacakan surat Al-Baqarah, satu surat penuh. Ini menurut hadis dari Abu Hurairah radhiallahu ‘anhu, bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

لا تجعلوا بيوتكم مقابر، إن الشيطان ينفر من البيت الذي تقرأ فيه سورة البقرة

“Jangan kalian jadikan rumah kalian menyerupai kuburan. Sesungguhnya setan lari dari rumah yang dibacakan surat Al-Baqarah di dalamnya.” (HR. Muslim 780, At-Turmudzi 2877)

Sahabat Ibnu Mas’ud mengatakan:

إِنَّ الشَّيْطَانَ إِذَا سَمِعَ سُورَةَ الْبَقَرَةِ تُقْرَأُ فِي بَيْتٍ، خَرَجَ مِنْهُ

“Sesungguhnya setan, apabila mendengar surat Al-Baqarah dibacakan dalam rumah, maka dia akan keluar dari rumah itu.” (HR. Ad-Darimi 3422, At-thabrani dalam Mu’jam Al-Kabir 8642).

Hanya 3 hari?

Terdapat keterangan bahwa setan meninggalkan rumah itu selama 3 hari. Ini menurut hadis dari Sahl bin Sa’d radhiallahu ‘anhu, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

مَنْ قَرَأَ سُورَةَ الْبَقَرَةِ فِي بَيْتِهِ لَيْلًا لَمْ يَدْخُلِ الشَّيْطَانُ بَيْتَهُ ثَلَاثَ لَيَالٍ

“Siapa yang membaca surat Al-Baqarah di malam hari maka setan tidak akan memasuki rumahnya selama tiga hari..” (HR. Ibnu Hibban dalam Shahihnya 780).

Hanya saja, keterangan suplemen tiga hari dalam riwayat tersebut dinilai lemah oleh al-Albani, sebagaimana keterangan dia di Silsilah Ad-Dhaifah no. 1349.
Hanya Setan yang Mengganggu

Setan yang lari dari rumah yang dibacakan surat Al-Baqarah ialah setan yang mengganggu secara zahir. Sebagaimana keterangan yang dinukil Ibnu Hibban, dari Imam Abu Hatim:

قَالَ أَبُو حَاتِمٍ: قَوْلُهُ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «لَمْ يَدْخُلِ الشَّيْطَانُ بَيْتَهُ»، أَرَادَ بِهِ مَرَدَةَ الشَّيَاطِينِ دُونَ غَيْرِهِمْ

Sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam “setan tidak akan memasuki rumahnya” maksudnya ialah setan yang membangkang (mengganggu) bukan yang lainnya. (Shahih Ibnu Hibban, 3:59)

Siapa yang Membaca?

Siapa saja, tidak harus tuan rumah. Lebih-lebih, jikalau tuan rumah sendiri tidak bisa membaca Alquran. Karena lafal dalam hadis: “yang dibacakan surat Al-Baqarah” dengan bentuk kalimat pasif. Artinya siapapun yang membaca, selama dilakukan di dalam rumah, telah memenuhi syarat untuk mengusir setan.

Hanya saja dihentikan memakai rekaman Mp3 atau sejenisnya. Karena membaca butuh niat, dan audio player atau komputer tidak bisa berniat.

Kedua, tindakan pencegahan

Tindakan ini merupakan upaya berkelanjutan selama menempati rumah tersebut. Karena berkelanjutan, upaya ini hanya bisa dilakukan oleh tuan rumah atau orang yang menempatinya. Dia tidak lagi bisa bergantung atau meminta tunjangan orang lain. Karena itu, upaya ini lebih menekankan pada mental keagamaan penghuni rumah.

  Dan Ingin Mengusir Jin Yang Tinggal Dirumah Tersebut Bagaimanakah Cara Mengusir JIN 'Jahat'.... Di Rumah yang Baru di tempati ?
 Dan Ingin Mengusir Jin Yang Tinggal Dirumah Tersebut Bagaimanakah Cara Mengusir JIN 'Jahat'.... Di Rumah yang Baru di tempati ?Sumber 



Terima Kasih sudah membaca, Jika artikel ini bermanfaat, Yuk bagikan ke orang terdekatmu. Sekaligus LIKE fanspage kami juga untuk mengetahui gosip menarik lainnya  @Tahukah.Anda.News

republished by Ayo Jalan Terus! -  Suarakan Fakta dan Kebenaran ! 




Sumber https://ayojalanterus.blogspot.com
Share:

Kehadirannya 'Guncang' Dunia... Mengapa Dajjal Tidak Disebutkan Secara Eksklusif Dalam Al-Quran ?




DALAM bahasa Arab, istilah dajjal lazim dipakai untuk menyebut “nabi palsu”. Namun, istilah ad-Dajjal, yang dimaksudkan di sini merujuk pada sosok “pembohong” yang muncul menjelang dunia berakhir atau kiamat. Sosok itu juga disebut sebagai al-Masih ad-Dajjal; yang dimaksudkan di sini yakni “Al-Masih Palsu”. Menurut beberapa sumber, istilah ini berasal dari istilah Syria, yakni Meshiha Deghala yang telah menjadi kosakata umum di Timur Tengah selama lebih dari 400 tahun sebelum al-Qur’an diturunkan.

Dalam kamus Lisân al-‘Arab, dikemukakan bahwa Dajjal berasal dari kata dajala, artinya menutupi. Mengapa dikatakan menutupi? Karena ia yakni pembohong yang akan menutupi segala kebenaran dengan kebohongan dan kepalsuannya. Dikatakan “menutupi” alasannya Dajjal kelak akan menutupi bumi dengan jumlah pengikutnya yang sangat banyak. Ada juga yang beropini bahwa Dajjal kelak akan menutupi insan dengan kekafiran atau ingkar terhadap kebenaran yang datangnya dari Allah Swt.

Menurut Al-Qur’an

Lalu, siapakah sebenarnya Dajjal berdasarkan acuan utama dan pertama kita dalam menggali aneka macam informasi, utamanya berkaitan dengan agama, yakni al-Qur’an al-Karim? Sayangnya, kata Dajjal ini tidak disebut secara pribadi di dalam al-Qur’an. Namun, sumber kedua kita, yakni hadits Nabi Muhammad Saw. banyak menginformasikan perihal Dajjal ini.

Mengapa Dajjal tidak disebut secara pribadi di dalam al-Qur’an? Pertanyaan ini perlu kita jawab terlebih dahulu sebelum menelusuri isu perihal Dajjal dari hadits Nabi Saw. Jawaban yang sesungguhnya, sudah barang tentu, hanya Allah Swt. Yang Maha Mengetahui. Namun, para ulama memperlihatkan pendapat mengenai hal ini.



Penyebutan Dajjal di dalam al-Qur’an sudah termasuk dalam kandungan ayat sebagai berikut:
“Yang mereka nanti-nanti tidak lain hanyalah kedatangan malaikat kepada mereka (untuk mencabut nyawa mereka) atau kedatangan (siksa) Tuhanmu atau kedatangan beberapa ayat Tuhanmu. Pada hari datangnya ayat dari Tuhanmu, tidaklah bermanfaat lagi kepercayaan seseorang kepada dirinya sendiri yang belum beriman sebelum itu, atau beliau (belum) mengusahakan kebaikan dalam masa imannya. Katakanlah: ‘Tunggulah olehmu sebenarnya Kami pun menunggu (pula).” (QS al-An’âm [6]: 158).

Dalam surat al-An’âm ayat 158 di atas disebutkan “tanda-tanda atau ayat Tuhanmu”, yang dimaksudkan yakni gejala kiamat, dalam hal ini yakni munculnya Dajjal. Sebab, disebutkan dalam sebuah hadits, bahwa Rasulullah Saw. telah bersabda: “Tiga hal apabila telah muncul (terjadi) maka tiada bermanfaat lagi sebuah keimanan bagi seorang yang belum beriman (sebelumnya): Dajjal, dâbbah, dan terbitnya matahari dari arah barat.”

Ada yang beropini bahwa tidak disebutkannya Dajjal secara pribadi di dalam al-Qur’an yakni sebagai bentuk penghinaan kepada Dajjal yang di kiamat mengakui diri sebagai Tuhan. Hal ini berbeda dengan disebutkannya Fir’aun di dalam al-Qur’an, meski beliau telah mengakui diri sebagai Tuhan, alasannya Fir’aun telah habis atau selesai masanya sehingga hal ini sanggup sebagai peringatan atau pelajaran bagi umat insan setelahnya. Namun, Dajjal akan hidup di kiamat dan akan menjadi ujian bagi umat manusia.
Demikianlah di antara balasan dari para ulama perihal tidak disebutkannya Dajjal secara pribadi di dalam al-Qur’an.






Terima Kasih sudah membaca, Jika artikel ini bermanfaat, Yuk bagikan ke orang terdekatmu. Sekaligus LIKE fanspage kami juga untuk mengetahui isu menarik lainnya  @Tahukah.Anda.News

republished by Ayo Jalan Terus! -  Suarakan Fakta dan Kebenaran ! 




Sumber https://ayojalanterus.blogspot.com
Share:

Ketika Dajjal Berada Di Bumi, Berapa Usang Beliau Akan Ada ?.... Ini Jangka Waktunya




PADA kiamat kelak, Allah SWT mengabarkan kepada kita melalui Rasul-Nya, bahwa Dajjal akan hadir ke muka bumi ini. Ia akan memperlihatkan warna yang suram. Maksudnya, ia hadir untuk menyesatkan umat manusia, khususnya orang beriman.
Kehadiran Dajjal tentu tidak kita inginkan. Sebab, walaupun kita telah mencoba untuk memantapkan keimanan, tetap saja namanya rayuan dan hasutan dapat saja mematikan. Seperti halnya setan yang selalu menarik hati manusia. Manusia yang rajin beribadah pun ada yang luluh alasannya yakni rayuannya. Naudzubillah.
Dajjal di muka bumi ini tentu tidak akan bertahan lama. Sebab, sebagai makhluk niscaya mempunyai masa tersendiri. Tetapi, bagi kita kehadiran Dajjal tentu tidak ingin berlalu cukup usang bukan? Lalu, seberapa usang Dajjal akan tinggal di bumi?
Rasulullah ﷺ pernah ditanya perihal berapa usang Dajjal tinggal di bumi. Beliau menjawab, “Empat puluh hari. Satu hari menyerupai satu tahun (hari pertama dari empat puluh hari itu berjalan menyerupai satu tahun), satu hari menyerupai satu bulan (hari berikutnya berjalan menyerupai satu bulan), satu hari menyerupai satu pekan, dan sisanya menyerupai hari-hari biasa kalian,” (HR. Bukhari dan Muslim).
“Apakah dalam satu hari itu cukup waktu bagi kami untuk melakukan shalat sehari?”
Nabi ﷺ menjawab, “Tidak. Namun, perkirakanlah sendiri waktu-waktu shalat dalam sehari,” (HR. Muslim).
Maksud dari sabda beliau, “… perkirakanlah sendiri waktu-waktu shalat dalam sehari,” yakni memperkirakan sendiri jarak antara satu shalat fardhu dengan shalat fardhu yang lain dalam sehari menyerupai yang berlaku pada hari-hari biasa. Yaitu, laksanakanlah shalat dzuhur pada waktu seukuran jarak antara berlalunya fajar dan masuknya tengah hari. Lalu, laksanakanlah shalat ashar seukuran jarak berlalunya tengah hari dan masuknya ashar.
Kemudian, shalat maghrib pada waktu yang seukuran dengan jarak antara berlalunya ashar dengan tenggelamnya matahari. Lalu, shalat isya pada waktu yang seukuran jarak antara berlalunya shalat maghrib dan masuknya isya’. Dan shalat shubuh pada waktu yang seukuran jarak antara terbitnya fajar pertama dan sebelum terbitnya fajar kedua. 






Terima Kasih sudah membaca, Jika artikel ini bermanfaat, Yuk bagikan ke orang terdekatmu. Sekaligus LIKE fanspage kami juga untuk mengetahui gosip menarik lainnya  @Tahukah.Anda.News

republished by Ayo Jalan Terus! -  Suarakan Fakta dan Kebenaran ! 




Sumber https://ayojalanterus.blogspot.com
Share:

Ketika Netizen 'Hebohkan' Siapa Sosok Misterius Berjubah Hijau (Jahitan Tangan) Di Mekkah Ini ?





Jamaah di Masjidil Haram/foto-foto: facebook



  Ayo  Jalan Terus !  - Umat muslim mana yang tak ingin mencicipi nikmatnya sujud di Tanah Suci Mekkah. Semua niscaya menginginkan mendapat keberkahan ibadahnya, apalagi di ketika demam isu haji atau umroh ketika bulan Ramadhan menyerupai ketika ini.





foto: facebook.com/@mohd.ali.94009841

Lantunan doa pun terpanjat ketika berada di depan Kabah. Tak heran apabila banyak orang dari banyak sekali suku dan negara berkumpul dan bersimpuh di Rumah Allah.

Beberapa waktu lalu, dikutip dari brilio.net, seorang jamaah asal Malaysia berjulukan Mohd Ali sedang melaksanakan ibadah di depan Kabah. Ia menemui banyak kaum muslimin yang berlalu lalang dan berdoa kepada Yang Maha Kuasa. Saat itu, tepatnya pada Rabu (31/5) ketika sebelum memasuki waktu Salat Dhuha. Mohd Ali sedang memanjatkan doa, tak sengaja melihat sosok yang menarik perhatiannya.




foto: facebook.com/@mohd.ali.94009841

Mohd Ali bertemu dengan seorang laki-laki yang mengenakan jubah berwarna hijau. Tak menyerupai jamaah lainnya, jubah yang dikenakan laki-laki tersebut terbuat dari potongan kain terjahit. Jahitan dari jubah sang laki-laki tampak menyerupai jahitan lawas yang dibentuk dengan tangan. Meski terlihat sederhana, laki-laki ini bisa menarik perhatian Mohd Ali. Pasalnya, laki-laki itu tampak kusyuk berzikir dan berdoa. Beralaskan sajadah berwarna hijau ditemani tasbih dan tongkat yang tergeletak, sesekali laki-laki itu tersenyum membalas sapaan dari para pegawai di Masjidil Haram.


foto: facebook.com/@mohd.ali.94009841

Para pekerja di Masjidil Haram tampak menghormati sosok berjubah hijau. Hal tersebut menciptakan Mohd Ali berpikir siapakah sosok tersebut? Mengapa begitu disegani para pegawai di Masjidil Haram? Mohd Ali pun mengunggahnya di akun facebook pribadinya.

 
Postingan tersebut pun menjadi viral di media maya. Pada kolom komentar, netizen ikut berkomentar mengenai sosok laki-laki berjubah hijau. Ada yang menyebut bahwa laki-laki tersebut merupakan seorang wali. Hal tersebut terlihat dari tingkah sang laki-laki yang disegani.

Selain itu, jubah yang terlihat menyerupai pakaian masa lampau ini pun memperkuat anggapan tersebut.


Di sisi lain, terdapat netizen yang menilai sosok tersebut yakni keturunan Bilal bin Rabah. Mengingat tasbih yang ia pakai berjumlah 1000 butir.

Kendati demikian, ada netizen yang mengungkapkan bahwa laki-laki berjubah hijau tersebut diklaim sosok Nabi Khidir atau seorang guru Nabi Musa AS yang sebagian menilai masih hidup di dunia. Nabi Khidir sendiri kerap mengenakan pakaian serba hijau.

Tidak ada yang mengetahui secara niscaya siapakah sosok yang telah menyita perhatian netizen. Setiap netizen mempunyai prasangka sendiri-sendiri. Bagaimana menurutmu?





Terima Kasih sudah membaca, Jika artikel ini bermanfaat, Yuk bagikan ke orang terdekatmu. Sekaligus LIKE fanspage kami juga untuk mengetahui gosip menarik lainnya  @Tahukah.Anda.News

republished by Ayo Jalan Terus! -  Suarakan Fakta dan Kebenaran ! 




Sumber https://ayojalanterus.blogspot.com
Share:

Misteri Keberadaan 4 Nabi & Rasul Yang Masih Hidup Hingga Ketika Ini ?

  Ayo  Jalan Terus !  - Nabi dan Rasul merupakan insan yang terpilih oleh Allah SWT untuk mendapatkan wahyu. Jika nabi tidak berkewajiban memberikan wahyu kepada kaum, maka berbeda dengan rasul yang harus memberikan wahyu kepada kaumnya.

Dahulu setiap zaman mempunyai utusan hingga berakhir pada Nabi Muhammad SAW sebagai Nabi penutup. Kepemimpinan Nabi Muhammad SAW ini menjadi membuktikan bahwa tidak ada lagi nabi dan rasul sesudah Ia, sebab Dialah yang terakhir yang diutus Allah.





Nabi dan Rasul juga akan mengalami kematian layaknya insan pada umumnya. Namun tidak dengan empat utusan Allah berikut ini. Hal ini masih menjadi misteri hingga ketika ini, pasalnya keberadaan nabi dan rasul ini tidaklah di bumi, melainkan di diluar jagad raya ini. Inilah kekuasaan Allah SWT terhadap mereka yang di percayakan pada-Nya. 

Siapa saja mereka dan dimana empat Nabi tersebut berada? 

Berikut ulasannya.




1. Kisah Nabi Khidir Alaihissalam

Nabi Khidir Alaihissalam hidup pada masa pemerintahan Raja Iskandar Dzul Qarnain pada tahun 322 SM. Ia populer cerdas bahkan melebihi kecerdasan Nabi Musa AS. Saat itu menjadi Perdana Menteri dan menyertai perjalanan raja Iskandar Dzul Qarnain dalam mencari Ainul Hayat’, sumber air hidup atau air kehidupan abadi. Konon siapa yang meminumnya sanggup hidup hingga hari kiamat.

Kisahnya bermulan ketika Raja Iskandar Dzul Qarnain berjalan di atas bumi menuju ke tepi bumi. Allah SWT mewakilkan seorang malaikat yang berjulukan Rofa’il untuk mendampingi Raja Iskandar Dzul Qarnain. Keduanya terlibat perbincangan perihal bagaimana ketaatan malaikat dalam beribadah kepada Allah.

Malaikat Rofa’il menyampaikan bahwa “Ibadah para mailaikat di langit di antaranya ada yang bangkit tidak mengangkat kepalanya selama-lamanya, dan ada pula yang rukuk tidak mengangkat kepala selama-lamanya”.

Mendengar itu, Raja kemudian ingin hidup bertahun-tahun dalam beribadah kepada Allah. Malaikat Rofa’il kemudian menjelaskan bahwa Allah telah membuat sumber air bumi, namanya ‘Ainul Hayat’ yang membuat siapa yang meminumnya tidak mati hingga hari kiamat. Lokasi minuman tersebut berada di bumi yang gelap, Di kawasan keluarnya matahari.

“Bahwa Rasulullah SAW bersabda, ada seorang anak dari Sam bin Nuh AS telah meminum air kehidupan, kemudian ia sanggup hidup lama”. Maka pergilah Raja Zulkarnain bersama Nabi Khidir AS, untuk meminum air kehidupan. Namun yang berhasil meminumnya yaitu Nabi khidir AS, sedangkan Raja  Zulkarnain tidak berhasil menemui air kehidupan tersebut.”

Cerita ini dikutib dari kitab “ Baidai’iz karangan Syeikh Muhammad bin Ahmad bin Iyas halaman 166 – 168. Penerbit: Usaha Keluarga s Semarang. Dan Cerita dari Kitab Nuzhatul Majalis Karangan Syeikh Abdul Rohman Ash-Shafuri. Penerbit Darul Fikri Bairut Halaman 257 – 258.



2. Kisah Nabi Idris AS

Idris yaitu salah seorang rasul yang pertama kali diberikan kiprah untuk memberikan risalah kepada kaumnya dan diberi  hak kenabian oleh Allah sesudah Adam AS. Sekelompok ulama beropini bahwa Khidir masih hidup dan belum mati. Dan terdapat beberapa riwayat yang menjelaskan hal ini.

Pada suatu malam Nabi Idris AS didatangi Malaikat pencabut nyawa yang membawa masakan dari surga. Sebelum balasannya dicabut nyawanya, Nabi Idris meminta kepada Malaikat supaya mau memohon kepada Allah SWT untuk kembali menghidupkannya sesudah dicabut nyawanya.

Lalu Allah SWT mewahyukan kepada Malaikat Maut, supaya ia mencabut nyawa Idris as. Maka dicabutnyalah nyawa Idris ketika itu juga. Maka Nabi Idris pun mencicipi kematian ketika itu. Malaikat kemudian menepati janjinya dengan memohon supaya Allah kembali menghidupkan Idris. Atas Izinnya Idris as kembali hidup dan keduanya melanjutkan perjalanan ke neraka. Di sana ia melihat semua yang diciptakan Allah SWT untuk menyiksa musuh-musuh-Nya.

Perjalanan kemudian dilanjutkan ke nirwana atas izin Allah. Nabi Idris sanggup melihat pemandangan di dalam Syurga dengan segala macam kenikmatan yang disediakan oleh Allah SWT hanya dari pintunya. Ia pun meminta malaikat supaya memperbolehkan masuk dan meminum air di sana. Akhirnya  mereka masuk dan harus keluar lagi. Namun sebelum keluar Ia meninggalkan sepatunya di salah satu pohon surga. Nabi Idris berkata kepada Malaikat Maut: “Wahai Malaikat Maut, saya telah meninggalkan sepatuku di dalam Syurga.

Malaikat Maut pun berkata: Masuklah ke dalam Syurga, dan ambil sepatu tuan.”

Maka masuklah Nabi Idris, namun ia tidak keluar lagi, sehingga Malaikat Maut memanggilnya: “Ya Idris, keluarlah!. Tidak, wahai Malaikat Maut, kerana Allah SWT telah berfirman bermaksud: “Setiap yang berjiwa akan mencicipi mati.” (Ali-Imran: 185)

Sedangkan saya telah mencicipi kematian. Dan Allah berfirman yang bermaksud:
“Dan tidak ada seorang pun daripadamu, melainkan mendatangi Neraka itu.”  (Maryam: 71)

Dan saya pun telah mendatangi Neraka itu. Dan firman Allah lagi yang bermaksud:
“... Dan mereka sekali-kali tidak akan dikeluarkan daripadanya (Syurga).” (Al-Hijr: 48)

Maka Allah menurunkan wahyu kepada Malaikat Maut itu: “Biarkanlah dia, kerana Aku telah menetapkan di azali, bahawa ia akan bertempat tinggal di Syurga.”

Allah menceritakan perihal kisah Nabi Idris ini kepada Rasulullah SAW dengan firman-Nya bermaksud:  “Dan ceritakanlah (hai Muhammad kepada mereka, kisah) Idris yang tersebut di dalam Al-Quran. Sesungguhnya ia yaitu seorang yang sangat membenarkan dan seorang Nabi. Dan kami telah mengangkatnya ke martabat yang tinggi.” (Maryam: 56-57)


3. Kisah Nabi Ilyas Alaihissalam

Ketika sedang beristirahat datanglah Malaikat kepada Nabi Ilyas AS, Malaikat itu tiba untuk menjemput ruhnya. Mendengar isu itu, Nabi Ilyas AS menjadi murung dan menangis.

“ Mengapa engkau bersedih?” tanya Malaikat maut.

“ Tidak tahulah.” Jawab Nabi Ilyas AS.

“Apakah engkau bersedih sebab akan meninggalkan dunia dan takut menghadapi maut ?” tanya Malaikat.

“Tidak. Tiada sesuatu yang saya sesali kecuali sebab saya menyesal dilarang lagi berzikir kepada Allah, sementara yang masih hidup boleh terus berzikir memuji Allah, ” jawab Nabi Ilyas AS.

Saat itu Allah SWT lantas menurunkan wahyu kepada Malaikat supaya menunda pencabutan nyawa itu dan memberi kesempatan kepada Nabi Ilyas AS berzikir sesuai dengan permintaannya. Nabi Ilyas AS ingin terus hidup semata-mata sebab ingin berzikir kepada Allah SWT. Maka berzikirlah Nabi Ilyas AS sepanjang hidupnya.

“ Biarlah dia hidup di taman untuk berbisik dan mengadu serta berzikir kepada-Ku hingga selesai nanti. ” Firman Allah SWT.


4. Kisah Nabi Isa Alaihissalam

Al-Qur’an menerangkan dalam surat AnNisaa’:157 bahwa Nabi Isa AS tidaklah dibunuh maupun disalib oleh orang-orang Kafir. Adapun yang mereka salib yaitu orang yang bentuk dan rupanya diserupakan oleh Allah SWT menyerupai Nabi Isa AS (sebagian ulama beropini orang yang diserupakan yaitu muridnya yang berkhianat yang berjulukan Yudas Iskariot) dan sebab ucapan mereka:

“Sesungguhnya kami telah membunuh AlMasih, Isa putra Maryam, Rasul Allah”, padahal mereka tidak membunuhnya dan tidak (pula) menyalibnya, tetapi (yang mereka bunuh ialah) orang yang diserupakan dengan Isa bagi mereka. Sesungguhnya orang-orang yang berselisih paham perihal (pembunuhan) Isa, benar-benar dalam keragu-raguan perihal yang dibunuh itu. Mereka tidak mempunyai keyakinan perihal siapa yang dibunuh itu, kecuali mengikuti persangkaan belaka, mereka tidak (pula) yakin bahwa yang mereka bunuh itu yaitu Isa. (An Nisaa’ : 157)

Nabi Isa AS diselamatkan oleh Allah SWT dengan jalan diangkat ke langit dan ditempatkan disuatu kawasan yang hanya Allah SWT yang tahu perihal hal ini. AlQur’an menjelaskan perihal tragedi evakuasi ini. ”Tetapi (yang sebenarnya), Allah telah mengangkat Isa kepada-Nya. Dan yaitu Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana. (An Nisaa’ :158)






Terima Kasih sudah membaca, Jika artikel ini bermanfaat, Yuk bagikan ke orang terdekatmu. Sekaligus LIKE fanspage kami juga untuk mengetahui informasi menarik lainnya  @Tahukah.Anda.News

republished by Ayo Jalan Terus! -  Suarakan Fakta dan Kebenaran ! 




Sumber https://ayojalanterus.blogspot.com
Share:

2 Kota Ini Menjadi 'Bukti Nyata' Kebenaran Sabda Nabi Muhammad Perihal Hari Kiamat

  Ayo  Jalan Terus !  -  Tanda-tanda datangnya hari simpulan zaman telah banyak disampaikan Nabi Shallallahu alaihi wasallam melalui riwayat-riwayat hadis shahih. Sebagai umat Islam yang taat harus mengimani segala Sabda Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wasallam, terlebih kalau ternyata apa yang dikatakan ia telah benar-benar terjadi dikala ini.

tanda datangnya hari simpulan zaman telah banyak disampaikan Nabi Shallallahu alaihi wasallam mela  2 Kota Ini Menjadi  'Bukti Nyata' Kebenaran Sabda Nabi Muhammad Tentang Hari Kiamat
Gerbang Lod


Tentang gejala datangnya hari simpulan zaman ibarat yang dilansir dari sunnah.com, Rasulullah Shallallahu alaihi wasallam pernah bersabda, “Lalu turunlah Isa bin Maryam di menara putih di bab timur Damaskus. Isa AS menemukan Dajjal di Bab Lud (Gerbang Lod), kemudian membunuhnya.” (HR. Ahmad)

Mungkin tidak banyak yang mengetahui bahwa dikala ini Bab Lud yang disebutkan Rasulullah Shallallahu alaihi wasallam sebagai kawasan dibunuhnya Dajjal oleh Nabi Isa AS telah menjadi sebuah kota yang berkembang di negara Israel.

Lod (bahasa Ibrani: לוד) yaitu sebuah kota di Distrik Tengah, Israel, Kota tersebut tepatnya berada di dataran Sharon yang berjarak 15 km di sebelah tenggara Tel Aviv.

Hal ini menjadi penanda bahwa apa yang dikatakan Rasulullah Shallallahu alaihi wasallam bukanlah omong kosong semata. Berdirinya kota Bab Lud di Israel telah menjadi sketsa yang berjalan semestinya wacana bagaimana hari simpulan zaman kelak akan terjadi. Maka satu bukti ini harus menjadi peringatan bagi kita.

tanda datangnya hari simpulan zaman telah banyak disampaikan Nabi Shallallahu alaihi wasallam mela  2 Kota Ini Menjadi  'Bukti Nyata' Kebenaran Sabda Nabi Muhammad Tentang Hari Kiamat
Kota Lod


Kemudian dalam hadits lain Rasulullah Shallallahu alaihi wasallam juga bersabda, “Al-Masih Ad-Dajjal kelak tidak akan dapat memasuki Madinah yang pada dikala itu mempunyai tujuh gerbang (pintu) yang mana setiap gerbangnya akan dijaga dua malaikat.” (HR. Bukhari)

Perlu diketahui bahwa ketika Rasulullah memberikan hadis di atas, Kota Madinah belumlah berkembang ibarat sekarang. Tujuh pintu yang dikatakan Rasulullah dikala itu belum ada.

Namun kalau dikala ini kita melihat peta Kota Madinah, maka akan tampak tujuh jalan utama untuk memasuki sentra Kota. Ketujuh jalan tersebut berasal dari Jeddah, Makkah, Rabigh, Bandara, Tabuk, dan dua jalan dari wilayah sekitarnya.

tanda datangnya hari simpulan zaman telah banyak disampaikan Nabi Shallallahu alaihi wasallam mela  2 Kota Ini Menjadi  'Bukti Nyata' Kebenaran Sabda Nabi Muhammad Tentang Hari Kiamat
Tujuh gerbang Kota Madinah


Tujuh gerbang Kota Madinah yang dikala ini telah bangun kembali menjadi menerangkan datangnya hari simpulan zaman yang sesuai dengan hadits Rasulullah Shallallahu alaihi wasallam.

Fakta ini tentu akan menyebabkan sebuah pertanyaan retoris, bagaimana mungkin Rasulullah Shallallahu alaihi wasallam yang telah wafat ratusan tahun kemudian dapat mengetahui apa yang akan terjadi di masa modern ibarat kini ini?




Terima Kasih sudah membaca, Jika artikel ini bermanfaat, Yuk bagikan ke orang terdekatmu. Sekaligus LIKE fanspage kami juga untuk mengetahui isu menarik lainnya  @Tahukah.Anda.News

republished by Ayo Jalan Terus! -  Suarakan Fakta dan Kebenaran ! 




Sumber https://ayojalanterus.blogspot.com
Share:

Jumat, 08 Februari 2019

Pada Final Zaman, Kekayaan Alam Yang Terpendam Di Dalam Perut Bumi Keluar




  Ayo  Jalan Terus !  -  SEIRING berjalannya waktu, satu per satu tanda datangnya hari kiamat mulai bermunculan. Ada pula satu menandakan datangnya kiamat lagi yang sangat diinginkan oleh kebanyakan insan yang cinta duniawi, yakni harta, akan mereka dapatkan. Karena, pada selesai zaman, kekayaan alam yang terpendam di perut bumi itu keluar.

Muslim meriwayatkan hadis dalam Shahihnya dari Abu Hurairah bahwa Rasulullah SAW bersabda, “Bumi memuntahkan ‘potongan-potongan dagingnya’ (afladz al-kabid) sebesar tiang berupa emas dan perak. Lalu, datanglah seorang pembunuh dan berkata, ‘Karena ini saya membunuh.’ Lalu tiba seorang tukang begal dan berkata, ‘Karena ini saya diasingkan.’ Lalu, tiba seorang pencuri dan berkata, ‘Karena ini tanganku dipotong!’ Kemudian mereka membiarkannya dan tidak mengambilnya sedikit pun.”

 satu per satu tanda datangnya hari kiamat mulai bermunculan Pada Akhir Zaman, Kekayaan Alam yang Terpendam di dalam Perut Bumi Keluar


Ini yakni salah satu tanda kekuasaan Allah, yaitu Allah memerintahkan bumi untuk mengeluarkan kekayaannya yang terpendam. Rasulullah SAW menamakan kekayaan yang terpendam itu dengan afladz al-kabid. Kata afladz berarti “sepotong hati unta”. Yang lain menyampaikan bahwa artinya adalah, “sepotong daging”. Hadis ini memperlihatkan perumpamaan, yakni bumi mengeluarkan potongan-potongan yang dikandungnya. Lalu nabi mengumpamakan potongan-potongan itu dengan tiang alasannya besarnya dan jumlahnya yang banyak. (Syarah an-Nawawi ‘ala Muslim, XVIII, h. 98)

Ketika insan melihat banyaknya emas dan perak, mereka bersikap zuhud dan murung alasannya mereka berbuat dosa dan maksiat dalam rangka memperoleh harta yang hina ini.






Terima Kasih sudah membaca, Jika artikel ini bermanfaat, Yuk bagikan ke orang terdekatmu. Sekaligus LIKE fanspage kami juga untuk mengetahui isu menarik lainnya  @Tahukah.Anda.News

republished by Ayo Jalan Terus! -  Suarakan Fakta dan Kebenaran ! 




Sumber https://ayojalanterus.blogspot.com
Share:

2020, Dari Israel Raya Sampai Kemunculan Dajjal Dan Imam Mahdi





SARAPAN SERU - SELEPAS Israel mengumumkan rancangan dan pembangunan Israel 2020, Malaysia ikut mengumumkan mega proyeknya dengan mengakibatkan tahun 2020 sebagai sasaran untuk mengakibatkan sebuah negara maju. Indonesia juga mengambil langkah serupa. Lalu, Arab Saudi mengumumkan perancangannya membangun kota modern di seluruh negara itu dan menargetkannya simpulan pada tahun yang sama yakni 2020. Al Qaeda Internasional pun mengakibatkan 2020 sebagai batas dari sasaran perjuangannya menumbangkan rezim thaghut dan menegakkan Khilafah Islam. Ada apa dengan dengan 2020?

Ada hal menarik, mengapa mereka menentukan tahun yang sama.  Bahkan, National Intelligence Council (NIC) Amerika menurunkan laporan yang berjudul “Mapping The Global Future” (Memetakan Masa Depan Global) dengan memasukkan analisis badan-badan intelejen dari 15 negara. Laporan tersebut menjelaskan ada empat skenario dunia pada 2020.

Pertama, naiknya Cina dan India ke pentas dunia.

Kedua, Amerika berperan dalam membentuk dan mengorganisasikan perubahan global.

Ketiga, akan kembalinya kekhalifahan Islam, dan Keempat, munculnya bundar ketakutan dimana respon garang terhadap bahaya teroris mengarah pada pelanggaran hukum dan sistem keamanan yang berlaku.


Ada pihak yang menyampaikan bahwa ini bab dari kerja zionis untuk proyek Israel Raya-nya. Sudah usang mereka menunggu raja mereka –DAJJAL- yang akan muncul untuk memimpin dunia. Hingga nampaknya tahun 2020 akan menjadi pertaruhan bagi seluruh kalangan untuk menerangkan pihak mana yang akan mengambil kendali dunia. Di dunia Islam sendiri diyakini bahwa Allah subhanahu wa Taala akan mengutus para mujaddid (pembaru agama) pada setiap kurun waktu 100 tahun. Jika kehancuran dunia Islam ditandai dengan tumbangnya khilafah Turki Utsmani di tahun 1924, maka 100 tahun lalu –menurut penanggalan hijriah- akan jatuh di tahun 2020, yang merupakan waktu dimana akad Allah untuk kemunculan para pembaharu agama ini akan terealisir.

Jika semua kepingan-kepingan puzzle ini dirangkai, adakah kekerabatan antara prediksi kemunculan Dajjal, kedatangan Imam Mahdi dan beridirinya Khilafah Islamiyah Al-Alamiyah di tahun 2020 ? Lalu adakah kekerabatan semua prediksi di atas dengan Mekah 2020?






Terima Kasih sudah membaca, Jika artikel ini bermanfaat, Yuk bagikan ke orang terdekatmu. Sekaligus LIKE fanspage kami juga untuk mengetahui isu menarik lainnya  @Tahukah.Anda.News

republished by Ayo Jalan Terus! -  Suarakan Fakta dan Kebenaran ! 




Sumber https://ayojalanterus.blogspot.com
Share:

Kamis, 07 Februari 2019

Ketika Muslim Masih Menggunakan Jimat, Benda Sakti & Keramat


MASIH banyak di antara kita yang percaya dengan jimat dan hal Ketika Muslim Masih Memakai Jimat, Benda Sakti & Keramat

  Ayo  Jalan Terus !  - MASIH banyak di antara kita yang percaya dengan jimat dan hal-hal yang berbau mistis lainnya. Misalkan, ada seorang laki-laki, ia merasa bahwa parasnya tak rupawan sehingga sulit mendapat jodoh, pekerjaan, dan sebagainya. 

Lalu, ia pergi kedukun untuk meminta semoga ia dimudahkan untuk mencari jodoh, pekerjaan, dan sebagainya. Akhirnya si dukun memberilah ia jimat. Dan pria tersebut merasa percaya diri setelah menggunakan jimat tersebut.

Padahal, bila dilihat dari psikologis, ia merasa percaya diri jawaban ia mempunyai jimat. Jadi, di sini ada hubunganya dengan alasannya yaitu akibat. Sebabnya ialah ia mempunyai jimat, dan hasilnya ia percaya diri. Padahal, jimat yang diberikan si dukun tidak mempunyai kekuatan apapun, tetapi hal ini di sebabkan oleh rasa kondusif dan percaya diri yang ia sendiri buat pada alam bawah sadarnya.

Menurut pandangan Islam, jimat tidak mempunyai kekuatan apa pun, baik untuk mendatangkan manfaat maupun madarat, alasannya yaitu Allah-lah yang mendatangkan manfaat dan madarat, sebagaimana diungkapkan dalam firmanNya.

“Katakanlah: ‘Apakah kita akan berdoa kepada selain Allah, sesuatu yang sanggup mendatangkan manfaat kepada kita dan tidak pula mendatangkan madarat kepada kita, dan apakah kita akan dikembalikan ke belakang setelah Allah memperlihatkan petunjuk kepada kita…,” (QS Al-An’am: 71).

MASIH banyak di antara kita yang percaya dengan jimat dan hal Ketika Muslim Masih Memakai Jimat, Benda Sakti & Keramat

“Dan janganlah kau menyembah apa-apa yang tidak memberi manfaat dan tidak pula memberi madarat kepadamu selain Allah, alasannya yaitu jikalau kau berbuat yang demikian itu, maka sebenarnya kau kalau begitu termasuk orang-orang zalim,” (QS Yunus: 106)

Pada ayat tersebut Allah menegaskan bahwa tiada sesuatupun yang sanggup mendatangkan manfaat atau madarat, selain Allah SWT, maka tidaklah pantas bagi siapa pun menyembah dan memohon kepada sesuatu apa pun, selain Allah SWT.

Maka jelaslah bahwa jimat dan semacamnya yang biasa dipergunakan oleh sebagian orang untuk menolak bahaya, dan sebagainya, tidaklah sanggup mendatangkan manfaat atau madarat sekali pun. Sebab hanya Allah-lah yang memberikan, mendatangkan manfaat dan madarat sesuai yang Dia kehendaki.
Dan Rasulullah SAW telah memperingatkan kita bahwa menggunaan jimat akan menciptakan kita tidak beruntung.

“Dari ‘Imran bin Husein RA, bahwa Nabi SAW melihat seseorang pada tangannya terdapat gelang yang terbuat dari kuningan, kemudian dia bertanya: ‘Apa ini?’ ia jawab: ‘Ini yaitu penolak bala (bahaya),’ kemudian Nabi SAW bersabda, ‘Lepaskanlah gelang itu, alasannya yaitu sebenarnya gelang itu tidak menambah bagimu kecuali hanya kelemahan. Maka sungguh jikalau kau meninggal, sedang gelang tersebut masih melekat padamu, selamanya kau tidak akan beruntung’,” (HR Ahmad).

Sudah sangat terang sekali bahwa menggunakan jimat tidak akan meberikan manfaat dan madarat kepada kita, sebagaimana sabda Rasulullah SAW di atas, maka penggunaan jimat akan menciptakan kita tidak beruntung untuk selamanya. Hanya Allah SWT yang mendatangkan manfaat dan madarat atas segala sesuatu sesuai yang Ia kehendaki.






Terima Kasih sudah membaca, Jika artikel ini bermanfaat, Yuk bagikan ke orang terdekatmu. Sekaligus LIKE fanspage kami juga untuk mengetahui isu menarik lainnya  @Tahukah.Anda.News

republished by Ayo Jalan Terus! -  Suarakan Fakta dan Kebenaran ! 




Sumber https://ayojalanterus.blogspot.com
Share:

Sample Text

Copyright © Ayo Luruskan | Powered by Blogger Design by ronangelo | Blogger Theme by NewBloggerThemes.com | Free Blogger Templates